BLOGNYA ORANG YANG SEDANG MENCARI JALAN KEBENARAN DIANTARA BANYAKNYA JALAN YANG MENGAKU JALAN KEBENARAN
Kenali Kebenaran, Maka Kamu Akan Tahu Siapa Yang Benar. Lihatlah Apa Yang Dikatakan Jangan Melihat Siapa Yang Mengatakan.
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Kamis, 21 Mei 2015
Jumat, 18 Januari 2013
8 Kebohongan Ibu
A Story that I cannot forget....
(sebuah cerita yang tak dapat aku lupakan.....)
1. Cerita ini dimulai ketika aku masih kecil, saya terlahir sebagai anak lelaki dari sebuah keluarga miskin. Yang terkadang untuk makan pun kita sering kekurangan. Kapanpun ketika waktu makan, ibu selalu memberikan bagian nasi nya untuk saya. Ketika beliau mulai memindahkan isi mangkuknya ke mangkuk saya, dia selalu berkata "Makanlah nasi ini anak ku. Aku tidak lapar"
ini adalah kebohongan Ibu yang pertama.
Sabtu, 05 Mei 2012
Peristiwa Karbala Dalam Pandangan Ahlussunnah Wal Jama’ah
Oleh
Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat
Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat
URGENSI SANAD
Syaikhul Islam rahimahullah mengatakan dalam kitab Aqidah al-Wasithiyyah : "Ahlussunnah menahan lidah dari permasalahan atau pertikaian yang terjadi diantara para Sahabat Radhiyallahu 'anhum. Dan mereka juga mengatakan: “Sesungguhnya riwayat-riwayat yang dibawakan dan sampai kepada kita tentang keburukan-keburukan para Sahabat Radhiyallahu 'anhum (pertikaian atau peperangan) ada yang dusta dan ada juga yang ditambah, dikurangi dan dirubah dari aslinya (serta ada pula yang shahih-pen). Riwayat yang shahih. menyatakan, bahwa para Sahabat Radhiyallahu 'anhum ini ma'dzûrûn (orang-orang yang diberi udzur). Baik dikatakan karena mereka itu para mujtahid yang melakukan ijtihad dengan benar ataupun juga para mujtahid yang ijtihadnya keliru.”[1]
Diposting oleh
Unknown
di
5/05/2012 04:52:00 PM
Label:
Ahlus Sunnah,
Firqah,
Islam,
Kisah,
Manhaj,
Nasihat,
Sunnah,
Syi'ah
0
komentar
Senin, 28 November 2011
Sejarah Dracula Membongkar Sebuah Kebohongan
Sejarah Dracula Membongkar Sebuah Kebohongan
Kisah hidup Dracula merupakan salah satu contoh bentuk penjajahan sejarah yang begitu nyata yang dilakukan Barat. Kalau film Rambo merupakan suatu fiksi yang kemudian direproduksi agar seolah-olah menjadi nyata oleh Barat, maka Dracula merupakan kebalikannya, tokoh nyata yang direproduksi menjadi fiksi. Bermula dari novel buah karya Bram Stoker yang berjudul Dracula, sosok nyatanya kemudian semakin dikaburkan lewat film-film seperti Dracula’s Daughter (1936), Son of Dracula (1943), Hoorof of Dracula (1958), Nosferatu (1922)-yang dibuat ulang pada tahun 1979-dan film-film sejenis yang terus-menerus diproduksi.
Diposting oleh
Unknown
di
11/28/2011 01:44:00 PM
Label:
Biografi,
Islam,
Khurofat,
Kisah,
Musuh Islam,
Nasihat,
Sejarah
0
komentar
Minggu, 27 November 2011
BERSYUKUR LAH..........
Bapak Tua Penjual Amplop Itu
Setiap menuju ke Masjid Salman ITB untuk shalat Jumat saya selalu melihat seorang bapak tua yang duduk terpekur di depan dagangannya. Dia menjual kertas amplop yang sudah dibungkus di dalam plastik. Sepintas barang jualannya itu terasa “aneh” di antara pedagang lain yang memenuhi pasar kaget di seputaran Jalan Ganesha setiap hari Jumat. Pedagang di pasar kaget umumnya berjualan makanan, pakaian, DVD bajakan, barang mainan anak, sepatu dan barang-barang asesori lainnya. Tentu agak aneh dia “nyempil” sendiri menjual amplop, barang yang tidak terlalu dibutuhkan pada zaman yang serba elektronis seperti saat ini. Masa kejayaan pengiriman surat secara konvensional sudah berlalu, namun bapak itu tetap menjual amplop. Mungkin bapak itu tidak mengikuti perkembangan zaman, apalagi perkembangan teknologi informasi yang serba cepat dan instan, sehingga dia pikir masih ada orang yang membutuhkan amplop untuk berkirim surat.
Diposting oleh
Unknown
di
11/27/2011 10:00:00 AM
Label:
Cinta Dunia,
Islam,
Kisah,
Nasihat
0
komentar
Kamis, 08 September 2011
“OKELAH KALO BEGITU”
Dikisahkan bahwa ada sekumpulan pencari kayu bakar yang biasa mencari kayu bakar untuk dijual di kota. Mereka biasa mencari kayu bakar di tempat yang jauh dengan mengendarai unta selama berhari-hari. Di antara mereka ada seorang pemuda yang baik perilakunya dan tulus niatnya. Dia mempunyai kebiasaan berkata “Okelah kalo begitu” .
Jumat, 31 Desember 2010
HARAP DAN TAKUT BUAH KEIKHLASAN
Oleh
Al-Ustadz Fariq Bin Gasim Anuz
Seorang mu'min haruslah berharap dan cemas atas setiap amal baik yang ia kerjakan, ia berharap mendapatkan rahmat Allah dan cemas kalau-kalau amal baik yang ia kerjakan tidak diterima oleh Allah Subhana waTa'ala.
Langganan:
Postingan (Atom)
